Archive for July, 2009

Bicara Dengan Bahasa Hati

Friday, July 31st, 2009

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.

Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda. Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.

Hendaknya cerita singkat di atas juga menjadi salah satu pemacu semangat kita dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa. So, Stop Dreaming Start Action!!!


Share/Save/Bookmark

0
Tags: , ,
Ditulis dalam kategori Inspirasi, Renungan |

Tugas Kita Adalah Berikhtiar

Thursday, July 30th, 2009

Ketika orang lain berbicara sejuta basa, tetaplah anda bekerja. Cangkullah sawah itu dan taburi dengan benih. Ketika orang lain berdiam tak tahu harus berkata apa, teruskan kerja anda. Siangi dan airi putik-putik yang baru bertunas itu. Ketika orang lain saling tuding saling hunus, bekerjalah dalam istirahat anda.

Senandungkan seranai pengundang angin dan gerimis. Ketika orang lain terlelap pada tidur nyenyak mereka, jangan putuskan kerja anda. Bekerjalah dengan doa dan harapan; “Semoga ikhtiar ini menjadi kebaikan bagi segenap semesta.” Maka, ketika orang lain tergugah dari peraduannya, ajaklah mereka untuk mengangkat sabit memungut panen yang telah masak. Bila mereka tak jua berkenan, jangan kecil hati.

Terus dan tetaplah bekerja. Bekerja, karena itulah yang semestinya kita kerjakan. Apa pun yang terjadi di muka bumi, sang mentari tak berhenti sedetik pun dari kerja; mengipasi tungku pembakaran raksasanya; menebarkan kehangatan ke seluruh galaksi.

Maka, tak ada alasan yang lebih baik untuk keberadaan kita di sini, selain bekerja, mengubah energi hangat matari menjadi kebaikan semesta.

Hendaknya cerita singkat di atas juga menjadi salah satu pemacu semangat kita dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa. So, Stop Dreaming Start Action!!!


Share/Save/Bookmark

0
Tags: ,
Ditulis dalam kategori Renungan |

Doa Seorang Prajurit Bagi Puteranya

Wednesday, July 29th, 2009

Tuhanku, bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala ia lemah. Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri manakala ia takut. Manusia yang memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan, rendah hati dan jujur dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi seorang yang kuat dan mengerti, bahwa mengetahui serta mengenal diri sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang benar.

Tuhanku, janganlah puteraku Kau bimbing pada jalan yan mudah dan lunak. Biarlah Kau bawa dia ke dalam gelombang dan desak kesulitan tantangan hidup. Bimbinglah puteraku, supaya dia mampu tegak berdiri di tengah badai, serta berwelas asih kepada mereka yang jatuh.

Bentuklah puteraku, menjadi manusia berhati bening dengan cita-cita setinggi langit. Seorang manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum memimpin orang lain.

Seorang manusia yang mampu meraih hari depan tapi tak melupakan masa lampau. Dan setelah segala menjadi miliknya semoga puteraku dilengkapi hati yang ringan untuk bergembira serta selalu bersungguhsungguh namun jangan sekali-kali berlebihan.

Berikan kepadanya kerendahan hati, kesederhanaan dan keagungan yang hakiki, pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya sehingga aku, orang tuanya, akan berani berkata: “hidupku tidaklah sia-sia”

Douglas Mac Arthur – ditulis pada masa-masa paling sulit diawal perang Pasific.

Hendaknya cerita singkat di atas juga menjadi salah satu pemacu semangat kita dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa. So, Stop Dreaming Start Action!!!

Share/Save/Bookmark

0
Tags: , ,
Ditulis dalam kategori Inspirasi |

Bingkisan Dari Lubuk Hati

Tuesday, July 28th, 2009

Ada ratusan toko berjajar di kota ini. Di dalamnya terpajang ribuan bahkan jutaan barang menarik untuk dibawa pulang. Anda hanya perlu sedikit kelapangan hati untuk membeli sebuah produk sederhana, mengemasnya secara hati-hati, menyisipkan secarik ucapan, dan memberinya sebagai bingkisan pada rekan kerja sekantor yang telah menjalin kerja baik selama ini.

Bukan soal berapa uang yang harus anda belanjakan, namun seberapa panjang hubungan yang ingin anda rajut dengan mereka. Berikan bingkisan sebagai tanda penghargaan dan terima kasih pada rekan kerja anda.

Anda mungkin tak mampu menjadi rekan kerja yang baik, atau bukan teman bicara yang mengerti keluh kesah sahabat. Anda mungkin bukan pemimpin yang baik, yang belum bisa menyediakan lingkungan kerja yang menyenangkan, atau memberikan upah yang mencukupi seluruh kebutuhan mereka, namun anda bisa berikan sekotak bingkisan dari lubuk hati anda.

Percayalah, sesuatu yang berasal dari hati akan selalu singgah di hati pula.

Hendaknya cerita singkat di atas juga menjadi salah satu pemacu semangat kita dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa. So, Stop Dreaming Start Action!!!


Share/Save/Bookmark

0
Tags: ,
Ditulis dalam kategori Renungan |

Menggenggam Harapan

Monday, July 27th, 2009

Sepasang suami istri menggelar dagangannya di trotoar jalan. Saat itu petang turun terburu-buru. Lampu jalan tak cukup terang menerangi dagangan mereka. Di kanan kiri tumpukan puing-puing bongkaran pasar mengepung. Di depan, berlalu-lalang kendaraan dan langkah-langkah cepat. Siapa pula yang tertarik membeli?

Namun, mereka berdua silih berganti menyapa dan menawarkan dagangan. Kaos anak warnawarni, setangan sebungkus tiga, rok kecil, dan entah apalagi.

“Wahai suami istri pedagang, mengapa kalian yakin ada yang membeli dagangan itu. Bagaimana kalian bisa menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini?”

“Kami tak kehilangan harapan,” begitu jawabnya. “Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu harapan takkan pernah meninggalkan mereka yang menggenggamnya”.

Berterima kasihlah pada orang-orang kecil yang memberikan teladan dan menebarkan harapan perbaikan hidup pada kita. Mereka tiang penyangga yang menahan langit dari keruntuhan. Mereka peredup terik mentari kehidupan yang adakalanya terasa panas membakar.

Hendaknya cerita singkat di atas juga menjadi salah satu pemacu semangat kita dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa. So, Stop Dreaming Start Action!!!

Share/Save/Bookmark

0
Tags:
Ditulis dalam kategori Inspirasi, Motivasi |

Hanya Dua Hal

Sunday, July 26th, 2009

Saat matahari seakan-akan enggan bersinar mengiringi langkahmu tanpa harapan.

Saat bulan bintang seakan-akan terlapis mendung hanya untuk malammu, gelap, muram dan suram.

Saat gunung seakan-akan hanya tegak berdiri memandang rendah tubuh kecilmu yang semakin terpuruk.

Saat ombak seakan-akan hanya datang menerjang tanpa belas kasih untuk menelan nyali kerdilmu.

Saat daun-daun seakan-akan melambai hanya untuk menertawakan kebodohan dan kelemahanmu.

Saat angin seakan-akan hanya bertiup kencang untuk menampar keras dengan semua kegagalanmu.

Saat orang-orang tercinta seakan-akan pergi dengan senyuman sinis penuh pengkhianatan dengan membawa serta senyum, tawa dan kebahagiaanmu.

Bahkan saat sahabat dan kerabat pergi menjauh dan hanya memandang acuh tak acuh berhias swaksangka dan curiga akan ketulusanmu,

Itulah yang disebut TERBUANG TAK BERGUNA dan HANYA 2 HAL yang bisa dilakukan:

Duduk tafakur di tengah malam mengenggam mutiara-mutiara mohon ampunan atas kelalaian dan kealpaan dan mencoba mengadu dengan bahasa yang tak harus terucapkan hanya kepada dan untuk Dia … ALLAH SWT.

Lalu duduk bersimpuh membasuh kaki bunda dengan air penyesalan dan mohon ampun atas ketidakbaktian. Dan esok pasti akan ada asa yang akan muncul entah dari mana… mungkin dari tempat yang tak pernah terduga … Atau dibawa oleh seseorang yang tak pernah terpikirkan atau terbayangkan untuk diharapkan dapat membawanya.


Share/Save/Bookmark

0
Tags: ,
Ditulis dalam kategori Motivasi, Renungan |

Menikmati Kesulitan Dan Tantangan

Saturday, July 25th, 2009

Kekuatan tidak didapat dari leha-leha dan pekerjaan gampangan. Anda bisa menanyakannya kepada para olahragawan, atlet binaraga misalnya. Segalanya datang dari kesulitan dan tantangan. Para atlet binaraga tahu bahwa mereka harus menempa semua otot mereka agar bertumbuh. Dan sama dengan hal itu, karakter anda akan ditempa dengan kesulitan yang anda temui.

Tanpa kesulitan, kita tidak akan mengenal kenikmatan, apalagi menikmatinya. Kesulitan dalam hidup, hanyalah demi anda lebih mengenali kenikmatan hidup. Setiap rintangan yang berhasil diatasi, akan membuat anda menjadi lebih kuat. Setiap tantangan yang anda lewati, menghasilkan kegembiraan yang lebih sempurna.

Tantangan memberi kita tugas untuk dikerjakan. Bayangkan betapa keringnya hidup bila segala sesuatu muncul begitu saja saat anda inginkan. Hargailah masa susah, karena masa itu berlimpah kesempatan. Bangkitlah menghadapi tantangan pahit, dan hidup anda akan terasa manis.


Share/Save/Bookmark

0
Tags: ,
Ditulis dalam kategori Motivasi |